
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes. (Foto: PSSI)
BEK Timnas Indonesia, Jay Idzes membuktikan bahwa nasionalisme jauh lebih berharga daripada kenyamanan di benua biru. Pemain berusia 23 tahun ini rela menanggalkan berbagai kemudahan hidup di Eropa demi mengenakan jersei Merah Putih.
Keputusan ini tergolong berani, mengingat Idzes harus melepas paspor Belanda serta status istimewanya sebagai warga negara Uni Eropa demi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan Idzes bukanlah pemain sembarangan. Sebelum resmi pindah federasi, bek bertinggi badan 191 cm ini sempat masuk dalam radar pantauan pelatih Belanda, Ronald Koeman.
Namun, Idzes mantap memilih Timnas Indonesia karena ingin mendapatkan menit bermain internasional yang lebih pasti serta dorongan emosional yang kuat dari garis keturunannya.
1. Alasan Pilih Timnas Indonesia
Alasan utama yang menggerakkan hati Idzes untuk menjalani proses naturalisasi adalah penghormatan terhadap leluhurnya. Pemain kelahiran Belanda ini memiliki darah Indonesia dari kakek dan nenek pihak ibu yang dahulu bermigrasi ke Belanda.
"Karena merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk mewakili negara dan keluarga saya," ungkapnya saat mengambil sumpah kewarganegaraan di Jakarta pada akhir 2023 lalu.
Jay Idzes
Momen bersejarah Idzes tercipta saat melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi. Ia tampil gemilang bersama pemain naturalisasi lainnya seperti Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.
Aksi keduanya bersama Timnas Indonesia pun berakhir manis berkat gol sundulan terarah yang membantu kemenangan Indonesia, sekaligus memantapkan posisinya di lini belakang sebagai suksesor penting saat pemain senior seperti Jordi Amat absen.















































