Viral Video Beras Merek SPHP Tak Sesuai Takaran, Wadirut: Itu Bukan Bulog

1 week ago 4

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 27 Maret 2025 |20:49 WIB

 Itu Bukan Bulog

Wadirut Bulog Soal Viral Video Beras Merek SPHP Tak Sesuai Takaran. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Viral video yang menampilkan beras merek Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tak sesuai takaran. Bulog pun langsung membatah hal tersebut. 

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq buka suara terkait video viral tersebut usai pelepasan mudik gratis oleh Bulog yang digelar pada Kamis (27/3/2025). Marga menegaskan bahwa kecurangan tersebut tidak dilakukan oleh Bulog.

"Yang jelas itu bukan Bulog," ujarnya.

Marga menyatakan bahwa Bulog memiliki pengawasan ketat sebelum beras didistribusikan. Namun jika beras sudah dilepas dari gudang, ia menyebut maka prosesnya sudah menjadi tanggung jawab pasar.

"Dari Bulog pengawasannya itu quality control kita ada, setelah itu setelah lepas di pasar itulah, kan bisa saja, misalnya habis nih kantongnya itu kan habis, diisi lagi sama dia pakai kantong beras yang SPHP," imbuhnya.

Lebih jauh Marga menilai jika terjadi kecurangan di lapangan bisa diserahkan kepada Satgas Pangan. Ia pun menyarankan agar temuan kecurangan bisa segera dilaporkan.

"Itu serahkan sama Satgas Pangan lah. Bulog itu hanya menyiapkan beras. Ada Satgas Pangan, kalau ditemukan begitu seperti itu ada Satgas Pangan, laporkan," pungkasnya.

Stok Lebaran 

Bulog siap dalam menjaga stok beras menjelang Lebaran. Menurutnya saat ini stok beras dalam status aman.

"Di gudang sekarang ada 2,2 juta ton stok CBP, jadi sangat aman," kata Marga.

Dia menambahkan, percepatan penyerapan gabah sampai saat ini terus dijalankan. Hal ini dimungkinkan karena Bulog memiliki program khusus dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan.

Marga juga mengatakan pegawai Bulog di daerah tetap bekerja dengan sistem piket meskipun di hari libur. Ini semua dilakukan untuk menyesuaikan dengan jadwal panen petani.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |