2 Warga Malang Luka Bakar Serius Usai Racikan Petasannya Meledak

21 hours ago 3

2 Warga Malang Luka Bakar Serius Usai Racikan Petasannya Meledak

2 Warga Batu Luka Bakar Serius Usai Racikan Petasannya Meledak (Foto : Istimewa)

KOTA BATU - Dua warga Kabupaten Malang terluka parah usai petasan meledak dan mengenainya. Peristiwa ledakan itu di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang menimpa warga berinisial A (19) dan satu anak berusia 12 tahun.

Kepala Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu AKBP dr Ananingati mengatakan, kedua korban telah menjalani operasi pembersihan untuk mencegah terjadinya infeksi, lantaran menderita luka bakar akibat kejadian tersebut.

"Kondisi korban saat ini setelah pasca operasi pembersihan untuk mencegah infeksi, karena mengalami luka bakar serius hampir 20 persen," kata Ananingati, dikonfirmasi pada Kamis pagi (3/4/2025).

Kedua korban rata-rata mengalami luka bakar di wajah, kaki, dan tangan. Saat ini para korban masih menjalani perawatan pasca operasi yang dilakukan. Pihak Rumah Sakit Hasta Brata memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan kesehatan kedua korban tersebut.

"Masih pemulihan karena setelah operasi butuh pengawasan lebih ketat supaya tidak infeksi, karena lukanya robek dan luka bakar," ujarnya.

Oleh karena itu, para korban baru akan diizinkan pulang ketika kondisinya sudah benar-benar dinyatakan pulih secara medis. "Kalau kondisinya sudah memungkinkan akan kami pulangkan," ucapnya.

Di sisi lain, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengungkapkan, ledakan petasan tersebut terjadi pada hari H Idul Fitri atau Senin (31/3/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Penyelidikan kepolisian, awalnya kedua korban diduga membuat petasan tersebut dengan membeli bahan dari toko yang ada di sekitar lokasi kejadian. Petasan tersebut rencananya hanya akan dimainkan sendiri oleh para korban.

"Diduga kedua korban membuat petasan atau mercon. Karena kurang padat maka dipadatkan dengan obeng dan palu, sehingga terjadi ledakan. Petasannya tidak untuk dijual," ucap Andi Yudha Pranata, dikonfirmasi terpisah.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |