8.000 Orang Liburan ke IKN di Momen Lebaran

20 hours ago 4

8.000 Orang Liburan ke IKN di Momen Lebaran

Ribuan orang liburan ke IKN di momen Lebaran (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Momentum libur Lebaran 2025, dimanfaatkan warga untuk mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, keterbatasan lahan parkir jadi tantangan di tengah lonjakan pengunjung ke kawasan itu.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menyampaikan keterbatasan lahan parkir itu membuat pihaknya melakukan pengaturan khusus bagi pengunjung yang membawa kendaraan.

"Dapat kami sampaikan bahwa dikarenakan jumlah pengunjung yang sangat tinggi bahkan mencapai sejumlah 8.000 orang pada tanggal 1 April kemarin, sementara lahan parkir yang tersedia ada keterbatasan maka dilakukan pengaturan kendaraan secara khusus dan terbatas," ucap Thomas dalam keterangan, dikutip Kamis (3/4/2025).

Kata dia ada kendaraan pengunjung yang meminta masuk ke kawasan itu, namun tetap dengan syarat tertentu. Meski semestinya kendaraan harus diparkir di tempat yang telah disediakan pengelolaan.

"Ada banyak pengunjung dari kalangan orang tua, anak-anak dan penyandang disabilitas yang memohon dispensasi untuk memasuki area dengan kendaraan pribadi. Hal ini kami jalankan dengan koordinasi dan melalui pengaturan dari petugas di lapangan," tuturnya.

Di menyampaikan, Otorita IKN berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi para pengunjung. Berbagai upaya seperti penambahan jam kunjungan, penambahan armada bus, dan pengaturan alur kunjungan serta sistem parkir dilakukan untuk memastikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Dalam upaya optimalisasi parkir, Otorita IKN tetap memperhatikan kelancaran pembangunan dan perawatan yang sedang berlangsung agar tidak terganggu.

"Saat ini, area parkir di Rest Area Nusantara sangat terbatas, sehingga kami mengeksplorasi berbagai opsi lokasi parkir alternatif. Misalnya, di beberapa titik strategis seperti area depan Bank Indonesia, arah menuju hunian ASN, hingga sekitar Rumah Sakit Hermina. Ini adalah beberapa titik yang tengah kami diskusikan untuk mengakomodasi kebutuhan parkir tanpa mengganggu perawatan jalan di Sumbu Timur yang sedang berlangsung,” tambah Thomas.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |