Arus Balik Lebaran 2025, 685 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

7 hours ago 3

JAKARTA - PT Jasa Marga mencatat 684 ribu kendaraan kembali ke Jakarta, Bogor Tanggerang, Bekasi (Jabotebek) pada periode 31 Maret 2025 sampai 3 April 2025.

Jumlah kendaraan yang kembali itu tercatat melalui empat Gerbang Tol (GT), meliputi GT Cikampek Utama
(dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak). 

"Sebanyak 685.079 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 sampai H+2 libur Idulfitri 1446H/ Lebaran 2025 yang jatuh pada Senin-Kamis (31 Maret-3 April 2025)," kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana dalam keterangan, Jumat (4/4/2025).

Dari jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek, lebih rinci sebanyak 343.427 kendaraan dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), sedangkan 181.344 kendaraan dari arah Barat (Merak), dan 160.308 kendaraan (23,4%) dari arah Selatan (Puncak). Jumlah tersebut kata dia meningkat ketimbang lalu lintas normal.

"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 32,4% jika dibandingkan lalin normal 517.468 kendaraan," tuturnya.

Adapun rincian distribusi lalin melalui 3 arah yaitu:

1. Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)

A. Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 177.014 kendaraan, meningkat sebesar 77,9% dari lalin normal.

B. Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dan GT Fungsional Japek II Selatan, dengan jumlah 166.413 kendaraan, meningkat sebesar 50,6% dari lalin normal.

2. Arah Barat (Merak)

A. Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 181.344 kendaraan, lebih rendah sebesar 2,7% dari lalin normal.

3. Arah Selatan (Puncak)

A. Jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 160.308 kendaraan, meningkat sebesar 32,4% dari lalin normal.

(Khafid Mardiyansyah)

Read Entire Article
Desa Alam | | | |