Radarsampit.com – Mantan pembalap MotoGP, Dani Pedrosa, menilai Marc Marquez mulai menunjukkan perkembangan positif bersama Ducati Lenovo Team. Menurutnya, juara dunia delapan kali itu kini semakin memahami karakter motor yang dikendarainya sehingga mulai berani mencoba berbagai pembaruan teknis.
Selain membahas performa Marc Marquez, Pedrosa juga menyoroti penerapan aturan baru MotoGP yang mulai berlaku pada Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Assen. Regulasi tersebut melarang penggunaan perangkat pengatur tinggi motor bagian depan (front ride height device) saat start balapan.
Dilansir dari Motosan, perubahan regulasi itu menjadi salah satu pembahasan utama sepanjang akhir pekan MotoGP Belanda karena memaksa seluruh pabrikan melakukan penyesuaian pada sistem elektronik dan setelan motor mereka.
Perubahan Aturan Bukan Hanya Soal Akselerasi
Saat menjadi komentator dalam siaran MotoGP, Pedrosa menjelaskan bahwa larangan penggunaan perangkat penurun suspensi depan membuat karakter motor saat start mengalami perubahan.
Menurutnya, tanpa bantuan perangkat tersebut roda depan akan lebih mudah terangkat ketika pembalap membuka gas penuh dari posisi diam. Kondisi itu membuat tim harus mengurangi tenaga mesin, terutama pada gigi pertama bahkan kemungkinan hingga gigi kedua.
“Motor akan lebih mudah mengangkat roda depan sehingga tim perlu menyesuaikan distribusi tenaga agar akselerasi tetap optimal,” jelas Pedrosa.
Meski demikian, mantan pembalap Honda itu menilai perubahan terbesar justru bukan terjadi saat motor melesat dari garis start, melainkan ketika para pembalap memasuki tikungan pertama.
Pengereman Tikungan Pertama Dinilai Lebih Aman
Pedrosa menilai regulasi baru tersebut membawa dampak positif terhadap keselamatan para pembalap.
Sebelumnya, pembalap harus melepaskan sistem pengatur tinggi motor bagian depan ketika memasuki zona pengereman pertama. Hal itu membuat mereka harus melakukan pengereman lebih agresif agar sistem kembali ke posisi normal.
Kini, karena perangkat tersebut sudah tidak digunakan sejak awal, pembalap dapat memasuki tikungan pertama dengan kondisi motor yang lebih stabil.
Menurut Pedrosa, situasi ini membantu pembalap menghitung jarak dengan rival secara lebih akurat, terutama mereka yang berada di tengah rombongan pada lap pertama.
Ia menilai risiko kontak antar pembalap saat memasuki tikungan pertama akan sedikit berkurang karena proses pengereman menjadi lebih natural dibanding sebelumnya.
Tim Masih Mencari Setelan Ideal
Pedrosa juga mengungkapkan bahwa seluruh tim MotoGP masih berada dalam tahap adaptasi terhadap aturan baru tersebut.
Pada sesi latihan di Assen, masing-masing pabrikan disebut mencoba beberapa pengaturan tenaga mesin yang berbeda untuk menemukan keseimbangan terbaik antara akselerasi dan stabilitas motor.
Menurutnya, para insinyur masih mengumpulkan data untuk menentukan konfigurasi yang paling efektif.
Dalam beberapa sesi awal, tim kemungkinan masih menggunakan tenaga mesin yang sama seperti sebelumnya guna melihat respons motor. Setelah itu, mereka akan mulai mengurangi atau menyesuaikan output tenaga hingga menemukan pengaturan yang paling ideal.
Pedrosa optimistis proses adaptasi itu tidak akan berlangsung lama karena setiap tim memiliki sumber daya teknis yang mumpuni untuk melakukan penyempurnaan.
Marc Marquez Mulai Percaya Diri Mencoba Komponen Baru
Hal menarik lainnya yang menjadi perhatian Pedrosa adalah munculnya komponen baru pada motor Ducati yang digunakan Marc Marquez selama sesi latihan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Marquez mulai merasa nyaman dengan paket motor Ducati.
Pedrosa mengingatkan bahwa sebelumnya Marquez lebih memilih menggunakan paket aerodinamika versi lama karena mempertimbangkan kondisi fisiknya serta proses adaptasi bersama motor barunya.
Kini, dengan mulai mencoba berbagai komponen baru, Pedrosa menilai pembalap asal Cervera itu sudah semakin memahami batas kemampuan motor, ban, serta gaya balapnya sendiri.
Kemampuan tersebut sangat penting karena memungkinkan Marquez memberikan masukan yang lebih akurat kepada tim teknis mengenai pengembangan motor.
“Ketika seorang pembalap mulai berani menguji berbagai komponen baru, itu menandakan dia sudah memahami motor dengan lebih baik dan mengetahui apa yang dibutuhkan untuk meningkatkan performanya,” ujar Pedrosa.
Halaman: 1 2


















































