BARRU – Pelaksanaan pencabutan nomor urut calon kepala desa (Cakades) yang digelar serentak di 12 desa se-Kabupaten Barru pada Selasa (18/4/2026) menyisakan cerita menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian publik adalah kontestasi di Desa Binuang, Kecamatan Balusu.
Keunikan Pilkades Binuang tahun ini terletak pada latar belakang para kandidatnya. Meski bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan desa, para calon yang maju diketahui masih berada dalam satu garis kekeluargaan atau satu rumpun saudara.
Petahana Desa Binuang, H. Andi Hendra, S.S., resmi mendapatkan nomor urut 3 dalam pencabutan nomor urut tersebut. Bagi pria yang akrab disapa Andi Hendra ini, nomor urut tiga bukan sekadar angka, melainkan simbol harapan yang selaras dengan doa masyarakat.
"Alhamdulillah, nomor 3 ini sudah sesuai harapan dan tentu menjadi nomor idaman bagi setiap calon. Insya Allah, dengan dukungan dan doa tulus masyarakat Binuang, kami optimis bisa memenangkan Pilkades ini untuk melanjutkan pengabdian, " ujar Andi Hendra usai pengundian.

Memasuki periode keduanya, Andi Hendra menekankan pentingnya menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa. Ia berharap seluruh proses pemilihan berjalan jujur tanpa adanya intervensi yang dapat merusak tatanan sosial di Binuang.
"Semoga Pilkades ini menjadi ajang demokrasi yang sehat, tanpa ada tekanan atau intimidasi dari pihak manapun. Fokus utama kami adalah memastikan keberlanjutan pembangunan yang sudah kita rintis bersama agar Desa Binuang semakin maju, " tegasnya.
Sebagai petahana (inkamben), H. Andi Hendra membawa misi menuntaskan berbagai program strategis yang telah berjalan di periode pertama. Baginya, pembangunan desa memerlukan kesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara utuh oleh seluruh lapisan masyarakat Binuang.
Suasana di lokasi pencabutan nomor urut berlangsung kondusif, mencerminkan kedewasaan berpolitik masyarakat Desa Binuang meski kompetisi melibatkan sesama kerabat.

2 hours ago
3

















































