Pevoli asal Indonesia, Megawati Hangestri saat bela Red Sparks. (Foto: Instagram/red__sparks)
INCHEON - Pevoli asal Indonesia, Megawati Hangestri lagi-lagi gagal menyelamatkan Red Sparks dari kekalahan kontra Pink Spiders di final Liga Voli Putri Korea Selatan 2024-2025, pada Rabu (2/4/2025) malam WIB. Terbaru, Red Sparks kalah di leg kedua final yang berlangsung di Samsan World Gymnasium dengan skor 2-3.
Red Sparks yang sempat memimpin 2-0, tiba-tiba kena comeback hingga kalah 2-3. Itu berarti secara total hasil final Liga Voli Putri Korea Selatan 2024-2025 saat ini 0-2 untuk kekalahan Red Sparks.
Dengan format best of five, maka Pink Spiders hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menjadi juara Liga Voli Putri Korea Selatan 2024-2025.
Jalannya Pertandingan
Pertarungan sengit langsung tersaji sejak awal. Red Sparks dan Pink Spiders acap kali kejar-kejaran angka hingga skor imbang 10-10. Namun perlahan, Pink Spiders dapat keluar dari tekanan yang diberikan Megawati cs.
Red Sparks pun tertinggal 14-16. Namun demikian, tim polesan Ko Hee Jin itu terus memberikan perlawanan ketat hingga akhirnya berhasil membalikan keadaan menjadi unggul 23-21.

Kedua tim kembali bertarung sengit di poin-poin kritis. Untungnya, Red Sparks berhasil keluar dari tekanan itu dan menutup set pertama dengan kemenangan 25-23 atas Pink Spiders.
Di set kedua, Red Sparks kembali mendapat tekanan yang berarti dari Pink Spiders. Meski sempat menempel ketat, Megawati dan kolega harus tertinggal 8-11. Meski begitu, Red Sparks perlahan mulai menemukan celah.
Megawati dan kolega lagi-lagi berhasil membalikan keadaan menjadi unggul 16-14. Mereka terus memperlebar jarak atas Pink Spiders menjadi 20-15. Pada akhirnya, Red Sparks menutup set kedua dengan kemenangan 25-18.
Pertarungan sengit lagi-lagi tersaji di set ketiga. Red Sparks yang sempat tertinggal 9-10 berhasil membalikan keadaan menjadi unggul 15-14 atas Pink Spiders. Setelah itu, kedua tim terus jual beli serangan dan saling kejar-kejaran angka.
Megawati cs lagi-lagi berhasil keluar dari tekanan tuan rumah dengan memperlebar jarak menjadi 20-18. Sayangnya para pemain Red Sparks tampak kehilangan konsentrasinya. Mereka kalah 22-25 dari Pink Spiders di set ketiga.
Di set keempat, Pink Spiders tampak nyaman dalam melancarkan serangan ke pertahanan lawan. Poin demi poin berhasil mereka curi hingga unggul jauh 15-7.

Red Sparks tampak kesulitan keluar dari tekanan. Mereka semakin tertinggal 10-20, dan akhirnya takluk dari Pink Spiders dengan skor telak 12-25 di set keempat. Skor pun menjadi imbang 2-2.
Alih-alih bangkit di set penentuan, Red Sparks justru masih kesulitan untuk keluar dari tekanan. Megawati dan kolega tertinggal 8-12. Pada akhirnya, Megawati dan rekan-rekannya harus mengakui ketangguhan Pink Spiders di set kelima dengan kekalahan 12-15.