Khawatir Perang, Swedia Siapkan Bunker Nuklir untuk 7 Juta Jiwa

1 day ago 6

Khawatir Perang, Swedia Siapkan Bunker Nuklir untuk 7 Juta Jiwa

Khawatir Perang, Swedia Siapkan Bunker Nuklir untuk 7 Juta Penduduknya(Swedia Collect/Daily Mail)

JAKARTA - Swedia telah mengumumkan investasi sebesar 100 juta krona (£7,7 juta atau sekitar Rp164 miliar) untuk merenovasi bunker pertahanan sipilnya. Hal ini setelah pemerintah memperingatkan warganya agar bersiap menghadapi risiko perang di tengah konflik Rusia dengan Ukraina yang terus berlangsung.

1. Modernisasi Bunker Pertahanan Sipil

Dengan 64.000 lokasi yang tersebar di seluruh negeri, Swedia sudah memiliki lebih banyak tempat perlindungan daripada hampir semua negara lain, dengan ruang untuk sekitar tujuh juta orang, lapor Daily Mail, dikutip pada Rabu (2/4/2025).

Namun, sejak Swedia bergabung dengan NATO pada Maret 2024, Badan Kontingensi Sipil (MSB) telah meningkatkan inspeksi tempat perlindungan. Beberapa tempat perlindungan di antaranya cukup besar untuk menampung ribuan orang sekaligus.

Bunker dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap gelombang kejut dan pecahan bom, ledakan dan gelombang panas dari senjata nuklir, dampak radioaktif, gas dari senjata kimia, dan senjata biologis.

MSB mengatakan pada Senin (31/3/2025), mereka telah memulai proyek besar untuk memodernisasi tempat perlindungan nuklir. Proyek ini diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga tahun. Modernisasi mencakup upaya untuk meningkatkan filter yang membantu melindungi penghuni dari senjata kimia dan radiologi.

Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson mengatakan, pada Januari lalu mengatakan soal negaranya. 

"(Swedia-red) Tidak sedang berperang. tetapi juga tidak ada perdamaian," ujarnya saat itu.

2. Bersiap Perang

Pengumuman tersebut merupakan tanda terbaru bahwa Eropa sedang mempersiapkan diri untuk konflik besar di tahun-tahun mendatang karena Finlandia mengumumkan akan mengikuti Negara-negara Baltik dan Polandia dalam menarik diri dari perjanjian yang melarang penggunaan ranjau anti-personel.

Sementara itu, Uni Eropa minggu lalu menginstruksikan setiap rumah tangga di blok 27 negara untuk menyiapkan perlengkapan bertahan hidup tiga hari jika terjadi perang atau bencana alam. Sementara seorang jenderal tinggi Jerman memperingatkan negaranya harus memperkenalkan wajib militer untuk memastikannya dapat mempertahankan diri.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |