Marc Marquez bersama Jorge Lorenzo sempat dibenci oleh masyarakat Spanyol. (Foto: MotoGP)
MENGAPA warga Spanyol membenci Marc Marquez dan Jorge Lorenzo jadi pembahasan dalam dunia balap yang menarik untuk diulas. Pasalnya kedua rider MotoGP tersebut merupakan pembalap asal Spanyol.
Jorge Lorenzo menganggap jika MotoGP 2015 adalah musim teraneh bagi dirinya. Meski meraih gelar juara dunia, ia mendapat hujatan dari masyarakat dari negaranya sendiri, Spanyol.
Masyarakat di Negeri Matador menuding jika Lorenzo dan Marc Marquez terlibat kongkalikong untuk mengalahkan Valentino Rossi pada seri terakhir GP Valencia 2015.
1. Lorenzo Heran Masyarakat Spanyol Mendukung Rossi
Seusai jadi pembalap yang finis di posisi pertama dan kedua pada GP Valencia, Lorenzo serta Marquez justru dihujat habis-habisan oleh penonton di tribun.
"Ketika itu kami baru saja tiba di parc ferme (tempat parkir motor yang meraih podium), ada 80 persen penonton di sirkuit yang sudah pasti orang Spanyol asli justru menghujat saya dan Marquez setelah mengalahkan Valentino Rossi," ujar Lorenzo mengawali kisahnya, dikutip dari Motosan.es, Sabtu (5/4/2025).

Tak sekedar itu, Lorenzo juga menegaskan jika hujatan dari penonton di tribun juga tidak ditujukan kepada dirinya pribadi, melainkan juga dialamatkan kepada keluarga dan teman dekat mereka.
"Saya tidak mengerti dengan itu semua. Parahnya, mereka di tribun menghina ibu dan teman saya. Sekali lagi, mereka (yang menghina) itu orang Spanyol," ungkap pembalap berjuluk X-Fuera itu.
2. Gelar Juara Dunia Terasa Sia-sia
Akibat hujatan tersebut, Lorenzo menganggap jika gelar juara dunia yang dirahnya pada MotoGP 2015 merupakan suatu hal yang sia-sia. Sebab dirayakannya dengan rasa sedih.