Operasi Ketupat 2025: Arus Balik Padat, Rekayasa Lalu Lintas Digelar di Sejumlah Titik

17 hours ago 1

 Arus Balik Padat, Rekayasa Lalu Lintas Digelar di Sejumlah Titik

Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan (Foto: Dok Polri/Okezone)

JAKARTAOperasi Ketupat 2025 tengah dilakukan aparat kepolisian dalam mengawal arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1446 H. Mulai dari sejumlah data terkait arus lalu lintas, kecelakaan, rekayasa lalu lintas, pembatasan kendaraan, dan imbauan bagi masyarakat.

Dari laporan yang diperoleh, salah satunya soal perbandingan volume arus lalu lintas yang keluar dan masuk Jakarta melalui beberapa gerbang tol utama. “Tercatat, volume kendaraan yang keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama (arah Tol Trans Jawa) sebanyak 20.673 kendaraan, sementara yang masuk Jakarta melalui gerbang tol yang sama mencapai 88.008 kendaraan,“ ujar Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan lewat keterangan tertulis, Sabtu (5/4/2025).

Melalui GT Cikupa (arah Merak), tercatat 44.042 kendaraan keluar Jakarta, dan 52.045 kendaraan masuk ke Jakarta. Sementara itu, arus kendaraan di GT Ciawi (arah Bogor) menunjukkan 40.004 kendaraan keluar dan 44.031 kendaraan masuk.

Di GT Kalihurip Utama (arah Bandung), kendaraan yang keluar Jakarta tercatat sebanyak 37.353 unit, sedangkan yang masuk Jakarta mencapai 50.668 kendaraan. Data tersebut menunjukkan tingginya volume kendaraan yang kembali ke arah Jakarta, mengindikasikan arus balik Lebaran yang mulai meningkat.

Selanjutnya, berkaitan dengan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Pada hari ke-13 pelaksanaan Operasi Ketupat, yakni Jumat, 4 April 2025, tercatat telah terjadi 181 kejadian kecelakaan lalu lintas.

Dari jumlah tersebut, di wilayah 8 Polda prioritas tercatat 9 orang meninggal dunia, 36 orang mengalami luka berat, dan 238 orang mengalami luka ringan, dengan estimasi kerugian materiil sebesar Rp 87.900.000. Sementara itu, di wilayah 28 Polda lainnya, terdapat 16 korban meninggal dunia, 37 korban luka berat, dan 135 korban luka ringan, serta kerugian materiil ditaksir sebesar Rp 312.401.000.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |