JAKARTA — Dalam Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) yang di gelar di Sekretariat DPP AMPI, Slipi Jakarta Barat, Jumat (28/3), Sekjen Non Aktif Ahmad Andi Bahri secara resmi mengundurkan diri setelah pemulihan nama baik dan jabatan oleh DPP AMPI terkait isu-isu yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Hal ini diungkapkan Ketua Umum DPP AMPI Jerry Sambuaga pada Rapat Pleno V DPP AMPI Jumat (28/03/2025) di Sekretariat AMPI, Slipi.
Langkah ini diambil oleh Ahmad Andi Bahri, yang akrab disapa Banjir, sebagai komitmen demi kebenaran dan kejayaan organisasi.
Menyusul pengunduran dirinya, beberapa kader AMPI pun turut mengikuti langkah Ahmad Andi Bahri, namun dirinya tidak mengizinkan hal tersebut.
"Teman-teman jangan mundur, tetap lanjutkan perjuangan, jaga Ketua Umum Jerry dan terus besarkan AMPI hingga selesai di 2027. Saya titipkan tongkat estafet ini, kita semua ingin melihat kapal besar ini terus berlayar Sampai Ke Pelabuhan AMPI GEMILANG,” ujar Ahmad Andi Bahri.
Terkait hal ini, Ahmad Andi Bahri melalui keterangannya saat wawancara via sambungan telepon Selasa (1/04/2025) menyampaikan bahwa keputusan ini diambilnya karena banyaknya tudingan dan tekanan yang tidak berdasar tersebut. Pihaknya berbesar hati dan ikhlas mundur.
“Demi kebenaran dan kejayaan AMPI dan keloyalan kepada Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia serta Ketum DPP AMPI Jerry Sambuaga, maka dengan sangat menyesal dan secara sadar, saya, Ahmad Andi Bahri mengundurkan diri sebagai Sekjen DPP AMPI periode 2022-2027. Insya Allah saya ikhlas dan akan terus berkhidmat untuk bangsa dan negara, apapun jalur perjuangannya,” ucapnya.
Diketahui, selama mengabdi di DPP AMPI, Ahmad Andi Bahri bersama Pengurus DPP AMPI sudah melakukan lebih dari 150 kegiatan. Ahmad Andi berharap sisa masa dua tahun kepengurusan DPP AMPI dapat lebih banyak kegiatan yang akan berlangsung.
(Khafid Mardiyansyah)