
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
JAKARTA – Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memecah kesunyian terkait isu miring yang menerpa salah satu perangkat pertandingannya. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan pihaknya tengah mendalami dugaan pelanggaran berat yang dilakukan oknum wasit kasta kedua Liga Indonesia berinisial FR, yang dilaporkan terlibat dalam praktik perdagangan orang dan kekerasan seksual.
Yunus Nusi mengatakan proses wasit itu seluruhnya diserahkan ke komite wasit. Jadi, publik sepak bola Tanah Air harus bersabar menunggu sanksi yang akan dijatuhkan jika wasit tersebut terbukti bersalah.
"Iya, sedang proses di komite wasit," kata Yunus Nusi kepada Okezone, Rabu (4/2/2026).
1. Penyelidikan Intensif Pihak Kepolisian
Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota melakukan pendalaman terkait laporan dugaan kasus tersebut. Untuk saat ini polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi.
Sekjen PSSI Yunus Nusi. (Andika Rachmansyah/Okezone)
"Betul laporan masuk Oktober 2025, masih kita tindak lanjut, sementara sudah 4 orang saksi yang dimintai keterangan termasuk terlapor inisial FR dan pelapor. Bentuknya untuk klarifikasi" kata Kanit PPA AKP Suwito.

















































