Wamenpora Taufik Hidayat Lihat Carabao International Open 2026 Baik untuk Perkembangan Sport Tourism

4 hours ago 1

Cikal Bintang , Jurnalis-Selasa, 03 Februari 2026 |23:02 WIB

Wamenpora Taufik Hidayat Lihat Carabao International Open 2026 Baik untuk Perkembangan Sport Tourism

Taufik Hidayat melihat turnamen biliar Carabao International Open 2026 bagus untuk perkembangan Sport Tourism (Foto: Okezone/Cikal Bintang)

JAKARTA – Wamenpora RI, Taufik Hidayat, melihat turnamen biliar Carabao International Open 2026 baik untuk perkembangan sport tourism. Ia pun menyambut ajang itu dengan positif.

Carabao Billiards Indonesia menggandeng Matchroom Multisport untuk menggelar Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour. Turnamen bertaraf internasional itu akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta, 4-8 Februari.

 Okezone/Cikal Bintang) Carabao International Open 2026 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)

Turnamen biliar ini akan diikuti oleh kurang lebih 21 negara dari seluruh dunia. Para atlet-atlet top dunia seperti Jeff De Luna (Filipina), Mickey Krause (Denmark), dan Aloysius Yapp (Singapura) akan berpartisipasi.

1. Buka Peluang Jadi Juara

Ajang ini akan terbagi dalam tiga kategori turnamen utama yakni Carabao International Open, Carabao Junior International Open, dan Carabao International Celebrity Billiards. Tentunya, turnamen ini membuka peluang atlet biliar Indonesia untuk menjadi juara.

"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu pintu masuk untuk event besar lainnya di Indonesia ke depannya bakal bertambah lagi," kata Taufik kepada Okezone di Angle Heritage, PIK 2, Jakarta pada Selasa (3/2/2026).

Mantan pebulu tangkis itu juga menilai, turnamen ini sebagai momentum positif untuk popularitas olahraga biliar di kalangan remaja. Terlebih, ajang ini juga mempertandingkan kategori junior.

"Mudah-mudahan dari sini menjadi salah satu fasilitas untuk atlet-atlet kita yang junior bisa melihat biliar ini bisa mendunia. Dan bisa menjadi yang terbaik di event ini," tutur Taufik.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |