
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: PSSI)
LANGKAH kejutan sejumlah pemain abroad yang memutuskan berkarier di Tanah Air mendapatkan respons positif dari pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman. Juru taktik asal Inggris itu menilai kehadiran para pemain diaspora di kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Super League 2025-2026, akan memberikan keuntungan besar bagi tim nasional, terutama dalam hal pemantauan dan proses adaptasi fisik.
Kabar terbaru menyebutkan Shayne Pattynama resmi bergabung dengan Persija Jakarta dengan durasi kontrak 2,5 musim. Bek sayap tersebut didatangkan dari klub raksasa Thailand, Buriram United, menyusul adanya perubahan regulasi terkait penghapusan kuota pemain Asia di liga tersebut.
1. Keuntungan Memantau Pemain Secara Detail
Bagi John Herdman, tidak ada persoalan jika para pemain yang sebelumnya berkarier di luar negeri kini merumput di Indonesia. Hal yang menjadi prioritas utamanya adalah konsistensi menit bermain dan perkembangan performa para pemain tersebut di lapangan hijau.
"Saya pikir itu penting. Saya pikir penting bahwa kami bisa mengakses pemain kami dari Eropa yang memberikan tampilan, rasa, dan standar yang berbeda," ucap John Herdman, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Shayne Pattynama berpose di SUGBK dengan seragam Persija Jakarta
2. Tantangan Iklim dan Ketahanan Fisik di Indonesia
Pelatih asal Inggris itu juga menekankan betapa pentingnya bagi para pemain untuk segera menyatu dengan karakteristik unik sepak bola Indonesia. Ia berharap dengan bermain di liga domestik, para pemain diaspora bisa lebih solid dan tangguh saat dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ajang internasional.
"Tetapi bagi para pemain penting untuk terbiasa dengan kondisi di sini. Kondisi di sini sangat unik, panasnya, kelembapannya. Dan saya pikir bagi pemain Eropa untuk berlatih di sini secara konsisten itu sangatlah penting," sambung Herdman.













































