Anggie Ariesta
, Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |19:21 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan ini diambil untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pasca-pengunduran diri Iman Rachman, guna menjaga stabilitas operasional bursa di tengah dinamika pasar yang tinggi.
Jeffrey, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI, akan memimpin delegasi bursa dalam pertemuan krusial dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin (2/2/2026).
Menkeu menegaskan bahwa pemerintah memberikan ruang penuh kepada manajemen bursa untuk menyelesaikan isu transparansi secara mandiri.
“Iya (Jeffrey jadi Pjs Dirut BEI),” kata Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta dikutip, Mingfu (1/2/2026).
“Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur di internal mereka. Pemerintah nggak ikut campur,” imbuhnya.
Dalam keterangannya, Jeffrey Hendrik memastikan bahwa operasional bursa tetap berjalan normal dan seluruh proses pengambilan keputusan manajemen tidak akan terhambat oleh transisi ini.
Fokus utamanya adalah membawa BEI menuju standar transparansi dan tata kelola internasional untuk memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh investor.















































