Sopir Ekspedisi Meninggal Mendadak, Jenazah Ditemukan Tersungkur Di Toilet Toko

2 days ago 6

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Kematian mendadak menimpa seorang sopir pengantar barang (ekspedisi) di Kota Palangka Raya. Pria berinisial AR (40), warga Desa Kanamit, Kabupaten Kapuas, ditemukan meninggal dunia di dalam toilet sebuah toko di Jalan Mahir Mahar, Rabu (21/1/2026).

Korban diketahui bekerja sebagai sopir pengantar makanan. Saat kejadian, AR tengah melakukan pengantaran barang ke Toko Mama Kiki. Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat meminta izin untuk menggunakan kamar kecil.

Saksi mata sekaligus karyawan toko, Mei Citra, menuturkan bahwa AR datang seperti biasa untuk mengantar barang. Karena kondisi toko sedang ramai, korban diarahkan menggunakan toilet yang berada di bagian belakang gudang.

“Awalnya dia bilang mau numpang ke toilet. Kami tunjukkan di belakang. Karena toko lagi ramai, kami tidak tahu persis kapan dia masuk,” ujar Mei.

Kecurigaan muncul setelah AR tak kunjung keluar dari toilet. Beberapa kali pintu diketuk, namun tidak ada respons. Rekan korban yang ikut mengantar barang kemudian mendobrak pintu dan mendapati AR sudah tergeletak di dalam toilet.

“Kami langsung panik dan tidak berani berbuat apa-apa. Lalu melapor ke pemilik toko dan minta bantuan,” tambahnya.

Rekan kerja korban, Bambang, menduga AR mengalami kelelahan berat. Menurutnya, korban sempat mengeluh kondisi badan kurang enak dalam beberapa waktu terakhir, meski masih tampak beraktivitas normal.

“Dia pernah bilang badannya kurang enak, mungkin capek. Tapi sebelumnya masih sempat bercanda seperti biasa,” ungkap Bambang.

Sementara itu, Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa pihaknya bersama unsur kepolisian, TNI, OPD terkait, dan warga segera mendatangi lokasi kejadian.

“Korban ditemukan dalam posisi tergeletak di dalam kamar WC. Berdasarkan keterangan rekan kerjanya, sebelum masuk toilet korban mengeluh sakit di bagian ulu hati atau bawah dada. Sebelumnya juga sempat makan bakso di depan toko,” jelas Sucipto.

Ia menambahkan, AR diketahui kerap mengeluhkan sakit di bagian lambung. Berdasarkan rekaman CCTV, korban tiba di toko sekitar pukul 11.30 WIB dan masuk ke toilet sekitar pukul 11.56 WIB. Sekitar satu jam kemudian, korban diketahui sudah tidak sadarkan diri.

Istri korban yang berada di kawasan Jalan Buluh Marindu mengaku terkejut saat mendapat kabar suaminya meninggal dunia. Ia membenarkan bahwa AR memang sering mengeluh sakit di bagian lambung atau bawah dada.

Jenazah AR kemudian dievakuasi ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Pamapta III SPKT Ipda Muhammad Abrar menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (daq)

Read Entire Article
Desa Alam | | | |