RAPI Kotim Berbagi Ribuan Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

1 day ago 10

SAMPIT, Radarsampit.com – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 02 Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng kembali menggelar kegiatan sosial.

Melalui aksi bertajuk RAPI Kotim Berbagi Takjil, puluhan anggota turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil berbuka puasa kepada masyarakat yang melintasi Jalan Tjilik Riwut dekat Bundaran Samekto, Minggu (8/3/2026)

Puluhan anggota RAPI tampak berjajar di tepi jalan sambil membawa paket takjil yang kemudian dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas. Suasana penuh kehangatan pun terasa saat masyarakat menerima takjil gratis tersebut.

rapi kotim 1

Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan sekitar 1.500 paket takjil. Paket tersebut berisi makanan dan minuman yang dapat membantu masyarakat untuk berbuka puasa.

Para pengendara terlihat antusias saat menerima takjil dari anggota RAPI. Tidak sedikit warga yang mengucapkan terima kasih atas aksi sosial tersebut.

Ketua RAPI Wilayah 02 Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumriansyah mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi takjil memang sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap Ramadan.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi kami setiap bulan suci Ramadan. Dana kegiatan berasal dari iuran pengurus dan anggota RAPI yang secara sukarela ingin berbagi dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jumriansyah, kegiatan berbagi takjil tidak hanya sekadar membagikan makanan. Lebih dari itu, aksi ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara anggota RAPI dengan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa kemungkinan tidak hanya dilakukan saat Ramadan saja. Ke depan, RAPI Kotim berencana mengembangkan program sosial lain seperti kegiatan Jumat Berkah.

“Kami berharap kegiatan berbagi seperti ini bisa terus dilakukan. Tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga pada momen lain agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Pemilihan lokasi di Jalan Tjilik Riwut dekat Bundaran Samekto bukan tanpa alasan, kawasan tersebut merupakan jalur utama yang sering dilalui masyarakat, termasuk para musafir atau pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Halaman: 1 2

Read Entire Article
Desa Alam | | | |