TULUNGAGUNG, radarsampit.com – Warga Kabupaten Tulungagung dibuat heran sekaligus geram dengan beredarnya rekaman video asusila yang diduga melibatkan pasangan lanjut usia (lansia) dan dilakukan pada siang hari bolong. Video tersebut viral di media sosial sejak Selasa (6/1/2026).
Yang mengejutkan, dugaan adegan tidak senonoh itu disebut-sebut terjadi di Pos Polisi Kemuning, Jalan WR Supratman, Tulungagung. Rekaman video diambil oleh warga dari seberang Sungai Ngrowo, tepat di belakang pos polisi tersebut, pada Senin (5/1/2026).
Dalam video yang beredar, tampak siluet seorang pria lansia mengenakan topi melakukan gerakan mencurigakan di dalam pos polisi, sementara terlihat bayangan seorang perempuan berada di bawah tubuhnya. Perekam video sempat mengira pos tersebut digunakan untuk beristirahat, namun merasa terkejut setelah menyadari dugaan perbuatan mesum.
“Saya kira orang istirahat di pos. Ternyata orang kawin (bersetubuh), sungguh meresahkan,” ujar suara perekam dalam video yang beredar.
Pos Polisi Kemuning berada di kawasan simpang empat yang cukup ramai, terutama pada jam-jam sibuk. Rekaman diduga diambil pada siang hari saat lalu lintas relatif lengang.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Satlantas Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan. Namun, hingga kini polisi masih kesulitan mengungkap identitas pasangan dalam video tersebut.
“Sudah ada dugaan sosoknya, tetapi yang bersangkutan mengelak saat dimintai keterangan,” ujar salah seorang petugas kepolisian.
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila mengatakan, pihaknya tidak menemukan barang mencurigakan di lokasi, termasuk alat kontrasepsi, saat melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
“Pos dalam kondisi kosong saat kami datang, dan tidak ditemukan barang bukti yang mengarah pada perbuatan tersebut,” kata Taufik.
Ia menjelaskan bahwa Pos Polisi Kemuning tidak dijaga selama 24 jam dan hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu, seperti pagi hari atau saat terjadi kepadatan lalu lintas.
“Kondisi pos yang terbuka tanpa pintu memungkinkan siapa saja masuk ketika tidak ada petugas,” jelasnya.
Halaman: 1 2















































