Banjarbaru, radarsampit.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terus memperkuat keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sepanjang 2025, PLN berhasil menurunkan rata-rata durasi gangguan kelistrikan hingga 85 menit per pelanggan per tahun, serta mengurangi rata-rata frekuensi gangguan dari 4,12 kali menjadi 3,21 kali per pelanggan per tahun. Capaian ini menjadi indikator nyata peningkatan kualitas layanan kelistrikan yang semakin andal dan responsif.
Salah satu strategi peningkatan keandalan yang dilakukan oleh PLN UID Kalselteng adalah dengan menerjunkan Tim PDKB yang memungkinkan pekerjaan tetap terlaksana dalam keadaan bertegangan.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendasar yang menopang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, PLN terus memperkuat sistem dan pelayanan guna memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.
“Kalimantan memiliki geografis yang sangat kompleks, tidak hanya wilayah perkotaan tetapi juga masyarakat yang tinggal di pesisir sungai, desa, hingga kawasan hutan. Memastikan keandalan listrik hingga ke pelosok menjadi tantangan tersendiri. Namun, melalui berbagai upaya yang konsisten, PLN berhasil menurunkan durasi dan frekuensi gangguan secara signifikan. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang semakin andal bagi seluruh pelanggan,” ujar Iwan.
Upaya peningkatan keandalan ini didukung oleh transformasi digital yang diterapkan secara menyeluruh, mulai dari sisi pembangkit, transmisi, distribusi, hingga layanan pelanggan. Sistem digital memungkinkan pemantauan kondisi jaringan secara lebih presisi sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini dan proses pemulihan berlangsung lebih cepat.
“Transformasi digital memungkinkan kami memantau sistem kelistrikan secara lebih terintegrasi dan responsif. Melalui langkah ini, PLN mampu menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” tambah Iwan.
Halaman: 1 2


















































