Komandan Militer AS Sebut Perang di Iran Adalah Sinyal Armageddon, Tanda Kembalinya Yesus

2 hours ago 2

Komandan Militer AS Sebut Perang di Iran Adalah Sinyal Armageddon, Tanda Kembalinya Yesus

Ilustrasi.

JAKARTA — Sejumlah komandan di semua cabang militer Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada pasukannya bahwa serangan terhadap Iran adalah “Rencana suci Tuhan”. Lebih lanjut, pesan-pesan tersebut menggambarkan Presiden Donald Trump sebagai orang “terpilih” dan telah diurapi oleh Yesus Kristus untuk menyalakan sinyal api di Iran guna membawa Armageddon dan “menandai kembalinya Yesus ke Bumi”, demikian dilaporkan oleh Military Religious Freedom Foundation (MRFF).

MRFF, sebuah organisasi nirlaba AS yang mempromosikan pemisahan gereja dan negara serta kebebasan hati nurani di dalam militer, mengatakan pada Selasa (3/3/2026) bahwa mereka telah menerima lebih dari 200 pengaduan dari anggota aktif militer AS mengenai pidato-pidato Kristen ekstremis yang disampaikan oleh para komandan sejak dimulainya serangan AS–Israel terhadap Iran.

Salah satu pengaduan diajukan oleh seorang bintara (NCO) dari unit yang berstatus Ready-Support, yang dapat dikerahkan ke zona tempur Iran kapan saja. Komandan unit tersebut "mendesak kami untuk memberi tahu pasukan kami bahwa ini 'semua adalah bagian dari rencana ilahi Tuhan,' dan dia secara khusus merujuk pada banyak kutipan dari Kitab Wahyu yang merujuk pada Armageddon dan kedatangan kembali Yesus Kristus yang sudah dekat," tulis bintara tersebut, sebagaimana dilansir RT.

“Dia mengatakan bahwa ‘Presiden Trump telah diurapi oleh Yesus untuk menyalakan api sinyal di Iran untuk menyebabkan Armageddon dan menandai kembalinya Dia ke Bumi.’ Dia tersenyum lebar saat mengatakan semua ini, yang membuat pesannya tampak semakin gila,” catatnya.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |