Pasar Otomotif China Melambat, Brand Kompak Tawarkan Pinjaman Jangka Panjang

11 hours ago 7

Pasar Otomotif China Melambat, Brand Kompak Tawarkan Pinjaman Jangka Panjang

Pasar Otomotif China Melambat, Brand Kompak Tawarkan Pinjaman Jangka Panjang (Car News China)

JAKARTA - Pasar otomotif China melambat pada awal 2026, baik dari penjualan wholesales maupun ritel. Hal ini membuat persaingan di antara produsen kian sengit untuk mendorong penjualan. 

Kondisi ini, melansir Car News China, Kamis (26/2/2026), mendorong produsen mobil besar, termasuk BYD, untuk mengadopsi penawaran pembiayaan berbunga rendah yang diperpanjang untuk merangsang permintaan, menurut IT-home.

Pada 25 Februari 2026, unit penjualan Ocean Network milik BYD mengumumkan promosi yang menawarkan pinjaman berbunga rendah hingga tujuh tahun, tanpa uang muka, dan pembayaran harian serendah 29 yuan atau sekitar Rp71 ribu untuk beberapa model, termasuk seri Seal, Sealion, Dolphin, dan Seagull. 

Penawaran ini berlaku hingga 31 Maret 2026. Penawaran ini juga engikuti paket berbunga rendah tujuh tahun serupa yang baru-baru ini diperkenalkan Tesla, Xiaomi, Nio, dan merek-merek afiliasi Geely.

Sub-merek off-road BYD, Fangchengbao, mengumumkan program pembiayaan serupa sehari sebelumnya, yang mencakup versi Bao 5 jarak jauh dan lini Tai 7. Kebijakan ini menawarkan pinjaman tujuh tahun dengan suku bunga serendah 1,5% dan uang muka minimum 32.000 yuan Rp78 juta. Promosi ini berlangsung hingga akhir Maret 2026.

Pengamat industri mengatakan gelombang perpanjangan langkah-langkah pembiayaan ini bertepatan dengan kinerja pasar Januari yang lemah di sektor kendaraan penumpang China.

Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Mobil Penumpang China, penjualan ritel mobil penumpang nasional pada Januari 2026 mencapai sekitar 1,544 juta unit. Angka itu turunan sekitar 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penjualan ritel kendaraan energi baru (NEV), termasuk kendaraan listrik baterai dan plug-in hybrid, berjumlah sekitar 596.000 unit, turun 20% dibandingkan Januari 2025. Penetrasi NEV turun menjadi sekitar 38% dari total penjualan ritel. Pengiriman ritel merek domestik China juga turun hampir 18% dibandingkan tahun sebelumnya.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |