PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Seorang nenek bernama Nuriapul BR Hutabarat (62), warga Dusun II Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, nyaris tewas setelah diserang beruang liar saat beraktivitas di kebun kelapa sawit miliknya, Selasa (6/1/2026).
Peristiwa mengerikan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00–10.30 WIB, ketika korban sedang memanen dan mengambil brondolan sawit di kebun miliknya yang lokasinya tidak jauh dari permukiman warga.
Kronologi Serangan Beruang di Kebun Sawit
Kepala Desa Pangkalan Banteng, Rimadha menyebut serangan beruang itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat itu korban sedang mengambil brondolan sawit di kebun miliknya.
Tanpa diketahui ternyata dia diserang beruang dan mengalami luka cukup parah. “Informasi ke kami (pemdes) korban saat itu sedang jongkok mengambil brondolan sawit, tiba-tiba diserang dari belakang oleh beruang,” terangnya.
Berdasarkan keterangan saksi dan pihak berwenang, saat itu korban sedang bekerja bersama Azis Rof (29), seorang pemanen sawit. Tiba-tiba, dari balik semak-semak muncul seekor beruang yang diduga beruang madu.
Azis sempat memperingatkan korban agar berhati-hati. Namun, tidak lama kemudian ia mendengar teriakan minta tolong dari korban.
“Korban sedang jongkok mengambil brondolan sawit, tiba-tiba diserang dari belakang oleh beruang,” ungkap Rimadhan, Kepala Desa Pangkalan Banteng.
Azis langsung berlari mendekat dan berusaha menolong. Beruang tersebut akhirnya melarikan diri, meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah, terutama di bagian wajah dan kepala akibat cakaran hewan buas tersebut.
Korban Alami Luka Parah, Dirujuk ke RSUD
PERTOLONGAN: Warga Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, saat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Semanggang. Korban luka parah di wajah dan kini dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. (radar sampit)Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan. Korban awalnya dibawa ke Puskesmas Semanggang untuk penanganan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
“Nama korban Nuriapul Hutabarat dan sudah dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” ujar Rimadhan.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis akibat luka serius di wajah.
Halaman: 1 2















































