BARRU - Semangat gotong royong terpancar nyata di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi. Pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi warga setempat kini tengah dikebut melalui aksi kolaborasi antara Batalyon B Satuan Brimob Polda Sulsel bersama pemerintah daerah dan kepolisian setempat.
Guna memastikan proyek ini berjalan lancar, Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, bersama Camat Mallusetasi menunjukkan dukungan penuh dengan turun langsung ke lokasi pada Rabu (14/1/2026).
Kedatangan mereka bertujuan untuk menyalurkan bantuan logistik bagi dapur lapangan di posko pembangunan jembatan.
Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol sinergi kuat antara:
- Batalyon B Satuan Brimob Polda Sulsel: Sebagai pelaksana teknis pembangunan di lapangan.
- Pemerintah Desa Nepo & Camat Mallusetasi: Pendukung logistik dan koordinasi kewilayahan.
- Polsek Mallusetasi: Pendampingan keamanan dan ketertiban selama proses pengerjaan.
Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, mengungkapkan bahwa kehadiran jembatan ini sangat dinantikan oleh warga Dusun Pakka.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan dari Brimob. Dukungan dapur lapangan ini adalah bentuk kepedulian kami agar para personel yang bertugas tetap fit dan semangat dalam menyelesaikan jembatan yang menjadi urat nadi ekonomi warga kami, " ujar Toaha.
Selama ini, akses di Dusun Pakka memang membutuhkan perhatian khusus. Dengan selesainya jembatan ini nantinya, diharapkan mobilitas warga, distribusi hasil tani, hingga akses pendidikan bagi anak-anak sekolah dapat berjalan lebih lancar tanpa kendala geografis.
Camat Mallusetasi menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) bisa berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembangunan terus berjalan dengan progres yang positif. Suasana keakraban antara personel Brimob dan warga lokal juga terlihat kental, membuktikan bahwa proyek ini dikerjakan dengan hati untuk rakyat.

9 hours ago
4















































