
25 Tahun Kia Ramaikan Pasar Indonesia, dari Picanto hingga EV9 (Okezone/Erha A Ramadhoni)
JAKARTA - Produsen asal Korea Selatan (Korsel), Kia, telah 25 tahun meramaikan pasar Indonesia. Sejumlah model telah dipasarkan mulai dari Kia Picanto hingga mobil listrik EV6 dan EV9.
1. Kia di Indonesia
Setelah 2 dekade meramaikan pasar Tanah Air, Kia kini mempersiapkan langkah baru, sebuah fase yang dirancang untuk memperkuat kehadiran dan relevansi Kia di Indonesia ke depan.
Langkah ini refleksi atas perjalanan, pembelajaran dari dinamika pasar, serta kebutuhan untuk memiliki struktur yang semakin siap menghadapi masa depan industri otomotif yang terus bergerak cepat.
Industri otomotif Indonesia terus berkembang, didorong perubahan gaya hidup, kemajuan teknologi, serta ekspektasi konsumen yang semakin tinggi. Dalam konteks tersebut, Kia memandang pentingnya membangun pendekatan yang lebih terfokus dan terintegrasi, bukan hanya dalam menghadirkan produk, tetapi juga dalam membangun pengalaman kepemilikan secara menyeluruh.
“Kia percaya keberlanjutan sebuah brand dibangun melalui konsistensi, kepercayaan, dan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar,” kata Managing Director of Kia Sales Indonesia, Bayu Riyanto dalam keterangannya, dikutip pada Selasa (13/1/2026).
Sejak awal kehadirannya, Kia secara konsisten memperkenalkan berbagai model meliputi sejumlah segmen. Mulai dari Kia Picanto sebagai city car, Kia Carens sebagai MPV keluarga, hingga Kia Seltos dan Kia Sonet sebagai SUV modern.
Kia juga memasuki era elektrifikasi melalui kehadiran Kia EV6 dan Kia EV9. Ini sebagai wujud komitmen Kia dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan di Indonesia.
Di tengah pergerakan pasar otomotif Indonesia yang semakin dinamis yang dipengaruhi fluktuasi ekonomi, perubahan perilaku konsumen, hingga percepatan transformasi teknologi, dibutuhkan pendekatan bisnis yang tidak hanya responsif, tetapi juga berjangka panjang. Konsumen kini semakin mempertimbangkan nilai menyeluruh dalam memilih kendaraan: mulai dari relevansi produk, kemudahan layanan, hingga kepercayaan terhadap brand dalam jangka waktu kepemilikan.













































