Taufik Fajar
, Jurnalis-Senin, 05 Januari 2026 |08:11 WIB

Demo Buruh UMP 2026 (Foto: Okezone)
JAKARTA - Ribuan buruh dari DKI Jakarta dan Jawa Barat berencana kembali menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta pada 8 Januari 2026.
Aksi tersebut akan dipusatkan di Istana Negara atau Gedung DPR RI, dengan tuntutan utama revisi kenaikan upah minimum 2026.
Berikut fakta-fakta UMP 2026 masih ditolak buruh yang dirangkum Okezone, Senin (5/1/2026).
1. Menuntut Upah Layak
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan aksi ini merupakan kelanjutan dari perjuangan buruh menuntut upah layak di tengah melonjaknya biaya hidup. Ribuan burun akan datang dengan konvoi menggunakan sepeda motor untuk memenuhi tuntutannya.
"Pada 8 Januari 2026, ribuan buruh dari DKI Jakarta akan bergabung dengan buruh Jawa Barat untuk kembali turun ke jalan, mendatangi Istana Negara atau DPR RI menggunakan sepeda motor," ujar Said Iqbal konferensi pers virtual.
















































