Anda Adalah Arsitek Diri Anda

7 hours ago 2

Anda Adalah Arsitek Diri Anda

Anda Adalah Arsitek Diri Anda

ISTILAH “kenali dirimu” merupakan ungkapan yang sejak dulu dianjurkan sebagai bentuk usaha untuk memahami diri sendiri. Pemahaman yang baik terhadap diri sendiri diakui akan membantu manusia untuk menjadi pribadi yang efektif.

Manusia berdiri di atas 3 pilar utama. Pertama konsep diri yaitu bagaimana gambaran diri seseorang menurut dirinya, kedua kesadaran diri  yaitu seberapa dalam seseorang mengenal dirinya sendiri, dan ketiga harga diri yaitu seberapa berharga dirinya menurutnya.
Pilar pertama konsep diri. 

Pertanyaan yang sering muncul adalah “Siapa saya?”. Pertanyaan ini merujuk pada bagaimana konsep diri seseorang. Jawabannya dapat bermacam-macam, misalnya saya seorang yang mudah bergaul, saya seorang yang kurang percaya diri, dll. Semuanya mengenai cerita seseorang tentang dirinya.

Pertanyaan selanjutnya, dari mana asalnya cerita ini? Cerita ini berasal dari 4 sumber, yaitu 

1. Cerita tentang dirinya yang ia peroleh dari orang lain, terutama significant others (orang-orang yang penting dalam kehidupannya).

2. Perbandingan dengan orang lain, misalnya seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih pandai maka ia akan melihat  dirinya sebagai orang yang kurang pandai. 

Di era digital patokan dengan orang lain ini ada di mana-mana melalui sarana medsos. 

3. Ajaran budaya, yaitu tempat manusia tumbuh dan berkembang yang menanamkan nilai-nilai, misalnya apa itu perilaku baik, apa itu kesuksesan, dll. Nilai-nilai tersebut akan terinternalisasi dalam diri dan menjadi patokan seseorang dalam mengevaluasi apakah perilakunya sudah benar atau belum. Ketiga sumber ini berasal dari luar diri.

Adapun sumber ke-4 berasal dari dalam diri sendiri, yaitu interpretasi dan evaluasi diri. Di sini, diri sendiri berperan memutuskan apakah perilakunya sudah baik atau belum. Misalnya seseorang berbohong dan menurutnya itu tidak baik maka ia akan merasa bersalah dan hal ini akan mengurangi gambaran positif terhadap dirinya. 

Sebaliknya, seseorang menolong dan menurutnya itu perbuatan baik maka ia akan merasa bangga dan konsep dirinya menjadi lebih positif. Terlihat bahwa diri sendiri juga mempunyai peran yang besar dalam membentuk konsep diri.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |