AS Ajak Chevron Cs Kembali Investasi di Venezuela

1 day ago 5

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 05 Januari 2026 |07:53 WIB

AS Ajak Chevron Cs Kembali Investasi di Venezuela

Pemerintah AS mengajak para bos-bos perusahaan minyak untuk kembali berinvestasi di kilang-kilang minyak Venezuela. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengajak para bos-bos perusahaan minyak untuk kembali berinvestasi di kilang-kilang minyak Venezuela. AS meminta para pengusaha membantu menghidupkan kembali industri minyak negara itu yang terpuruk, jika ingin memperoleh kompensasi atas aset yang disita Venezuela sekitar dua dekade lalu.

Pada awal 2000-an, Venezuela menyita sejumlah aset milik perusahaan minyak internasional yang menolak memberikan kendali operasional lebih besar kepada perusahaan minyak negara, PDVSA, sebagaimana diwajibkan oleh mendiang Presiden Hugo Chavez.

Perusahaan minyak raksasa asal AS, Chevron, termasuk yang memilih bernegosiasi agar tetap beroperasi di Venezuela melalui pembentukan usaha patungan dengan PDVSA. Sementara itu, pesaingnya seperti Exxon Mobil dan ConocoPhillips menempuh jalur arbitrase internasional untuk menuntut ganti rugi.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika siap kembali ke Venezuela untuk berinvestasi dan mengaktifkan kembali sektor minyak yang tengah kesulitan. Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap pasukan AS.

Dalam sejumlah diskusi terbaru antara pemerintahan AS dan para eksekutif industri minyak, dengan skenario Maduro tidak lagi berkuasa, para pejabat menyampaikan bahwa perusahaan minyak AS harus menyiapkan dana investasi mereka sendiri untuk membangun kembali industri minyak Venezuela. Investasi tersebut disebut menjadi salah satu syarat agar perusahaan dapat memulihkan utang atau kompensasi atas pengambilalihan aset di masa lalu.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |