Anggie Ariesta
, Jurnalis-Senin, 12 Januari 2026 |11:32 WIB

Bank Indonesia (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran tetap berada dalam tren pertumbuhan yang solid pada Desember 2025. Hal ini didukung Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru memberikan dampak positif bagi industri ritel tanah air.
Hal ini tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran yang menunjukkan Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa performa ritel pada penghujung tahun tersebut didorong oleh konsumsi masyarakat pada sektor-sektor tertentu.
"Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman, dan Tembakau, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor," kata Ramdan dalam keterangan resmi, Senin (12/1/2026).
Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan eceran pada Desember 2025 diprakirakan melonjak sebesar 4,0 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 1,5 persen (mtm).
Peningkatan signifikan ini didorong oleh mayoritas kelompok barang, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya. Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama periode libur panjang akhir tahun.

















































