
Bocil Berkuasa Azia Riza Bertahan Sehari Jadi Guru TK. (Foto: MNC Media)
JAKARTA - Azia Riza membuka episode 25 AZBUN dengan kekacauan khasnya. Niat awal mencari ‘madam’ justru berubah menjadi petualangan tak terduga di kawasan Bogor yang dipenuhi anak-anak TK yang sedang melakukan outbond.
Di tengah kebingungan mencari orang yang dimaksud, Azia justru ‘tersesat’ di antara bocil-bocil yang penuh energi, suara teriakan, dan tawa tanpa henti. Dari sinilah tantangan AZBUN kali ini dimulai yaitu, Azia mencoba menjadi guru TK.
Dengan modal nekat dan rasa penasaran terhadap ‘isi hati anak kecil’, Azia akhirnya benar-benar terjun langsung mendampingi para murid. Ia belajar bahwa menjadi guru TK bukan sekadar mengawasi, tapi juga memahami karakter setiap anak.
Dari obrolannya dengan para guru, Azia menyadari bahwa kunci menghadapi bocil adalah mengikuti kemauan mereka, bukan memaksakan kehendak orang dewasa. Sebuah pelajaran sederhana yang ternyata cukup berat saat dipraktikkan.
Kegiatan demi kegiatan dijalani Azia dengan penuh kepanikan bercampur tawa. Mulai dari naik rakit di danau, menyeberangi jembatan dengan rasa takut, hingga ikut lomba bersama anak-anak.
Dalam prosesnya, Azia harus menerima kekalahan dengan ‘lapang dada’ dan memberi contoh bahwa kalah pun bisa diterima dengan senyum. Momen-momen ini memperlihatkan betapa guru TK dituntut selalu hadir secara emosional, tak hanya fisik.
Keseruan berlanjut saat Azia ikut merasakan aktivitas edukatif khas TK, seperti memerah susu sapi, menanam padi, hingga menumbuk hasil panen. Di titik ini, Azia mulai kelelahan, sementara para ibu guru justru masih tampak penuh energi.















































