
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
BOLOGNA – Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, memberikan jaminan Francesco Bagnaia akan kembali ke performa puncaknya pada persaingan MotoGP 2026. Meski sempat meredup di musim sebelumnya, Tardozzi sangat optimistis pembalap andalannya tersebut telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya untuk memulai kompetisi tahun ini dengan impresif.
Tak bisa dimungkiri bahwa Bagnaia mengalami masa sulit pada MotoGP 2025. Pembalap yang akrab disapa Pecco itu kesulitan beradaptasi dengan motor spesifikasi terbaru (GP25), yang dianggap tidak cocok dengan gaya berkendaranya.
Murid Valentino Rossi itu harus mengakhiri musim 2025 di peringkat kelima klasemen akhir dengan total 288 poin. Performa Bagnaia berbanding terbalik dengan tandemnya, Marc Marquez, yang langsung menyabet gelar juara di tahun pertamanya bersama pabrikan Ducati.
1. Transformasi Mental Menuju Tes Malaysia
Meski demikian, Tardozzi percaya Bagnaia yang berbeda akan muncul di MotoGP 2026. Kata dia, pembalap asal Italia itu telah memetik pelajaran dan siap bangkit di musim ini.
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
“Saya sangat yakin kita akan melihat Pecco yang berbeda sejak tes di Malaysia,” kata Tardozzi, Rabu (14/1/2026).
“Saya baru berbicara dengannya sekitar setengah jam lalu dan saya yakin Pecco telah mencerna musim 2025 secara positif, dalam arti seseorang bisa keluar lebih kuat dari masalah,” tambahnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya














































