Ramdani Bur
, Jurnalis-Jum'at, 16 Januari 2026 |09:59 WIB

Calon pemain Timnas Indonesia Jayden Oosterwolde dihukum penjara bersyarat 1 tahun. (Foto: Instagram/@jaydenoosterwolde)
CALON pemain Timnas Indonesia Jayden Oosterwolde dihukum penjara bersyarat selama satu tahun, empat bulan dan 14 hari. Mengutip dari Voetbal Primeur, Jumat (16/1/2026), hukuman itu dijatuhkan karena Jayden Oosterwolde terlibat keributan kelar laga Galatasaray vs Fenerbahce pada 19 Mei 2024.
1. Kronologi Keributan di Laga Galatasaray vs Fenerbahce
Galatasaray menjamu Fenerbahce di pekan ke-37 Liga Turki 2023-2024 pada 19 Mei 2024. Dalam laga tersebut, Jayden Oosterwolde bermain sebagai bek tengah dan merumput 90 menit. Hasilnya, Fenerbahce yang diperkuat Jayden Oosterwolde menang 1-0. Gol tunggal Fenerbahce dicetak Caglay Soyuncu di menit 71.
Jayden Oosterwolde dihukum penjara bersyarat 1 tahun. (Foto: Voetbal Primeur)
Kelar pertandingan, Jayden Oosterwolde beserta rekan-rekannya ingin membentangkan spanduk di markas Galatasaray. Aksi Jayden Oosterwolde dan kawan-kawan pun mendapat larangan dari petugas keamanan stadion.
Setelah itu, situasi mencekam karena bentrokan terjadi. Direktur Stadion Galatasaray, Ali Celikkiran, mengalami luka serius setelah terlibat keributan dengan Jayden Oosterwolde dan kawan-kawan.
Ali Celikkiran diketahui mengalami patah tulang leher akibat insiden tersebut. Selain Jayden Oosterwolde, beberapa pihak Fenerbahce yang dijatuhi hukuman adalah Ertugrul Karanlık selaku dokter klub, mantan petinggi Fenerbahçe Hulusi Belgu dan putra mantan pelatih Ismail Kartal, Emre Kartal.
Karena statusnya hukuman penjara bersyarat, Jayden Oosterwolde tidak perlu menjalani hukuman penjara. Hal itu asalkan Jayden Oosterwolde dan kawan-kawan tidak melakukan tindak pidana baru serta mematuhi syarat-syarat yang ditentukan pengadilan.
















































