
Anak terpapar radikalisme (Foto: Jonathan S/Okezone)
JAKARTA — Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap komunitas The True Crime Community (TCC) yang menyebabkan anak terpapar ideologi ekstremisme. Paparan ideologi tersebut membuat anak-anak ingin melakukan tindakan sadistik.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana membeberkan dua aktivitas pelajar Indonesia di komunitas tersebut. Ada pelajar yang mempertontonkan cara menggunakan senjata dan ada juga yang memberikan pelatihan cara merakit bahan peledak.
Pelajar pertama merupakan seorang anak berusia 14 tahun asal Jepara, Jawa Tengah. Densus 88 memperlihatkan video yang direkam sang anak saat menggunakan senjata api meskipun hanya replika.
"Yang bersangkutan sebelum memulai aksinya melakukan simulasi dulu untuk gambaran melakukan aksi, sehingga yang bersangkutan bisa merencanakan," kata Mayndra di Mabes Polri, Rabu (7/1/2026).
Beruntung, aksi pelajar tersebut dapat dicegah Densus 88. Dari hasil temuan, pelajar itu memang hendak melakukan kegiatan sadistik atas nama TCC.















































