Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Minggu, 11 Januari 2026 |20:39 WIB

Deretan Tren {Skincare} yang Merajai di Tahun 2026, Tak Sekedar {Glowing}. (Foto: Freepik)
JAKARTA - Memasuki tahun 2026, dunia perawatan kulit diprediksi akan mengalami perubahan signifikan. Tak hanya mengejar kulit glowing atau sekadar terhidrasi, tren perawatan kini mengarah pada pendekatan yang lebih ilmiah dengan fokus pada biologi kulit, regenerasi, serta personalisasi berbasis data.
Dilansir dari Vogue, Minggu (11/1/2026), para ahli dermatologi dan praktisi kecantikan semakin menekankan pentingnya kesehatan sel kulit, kemampuan tubuh memperbaiki diri, serta rutinitas perawatan jangka panjang, alih-alih hanya mengandalkan solusi instan. Konsumen juga diprediksi akan semakin kritis terhadap klaim produk agar tidak mudah terpengaruh iklan semata.
Berikut deretan tren perawatan kulit yang diprediksi akan mendominasi sepanjang tahun 2026:
1. Regenerasi Kulit dan Biostimulator
Salah satu tren utama yang mencuat adalah fokus pada biostimulator dan perawatan regeneratif. Biostimulator, terutama bahan berbasis poly-L-lactic acid seperti Sculptra, menjadi sorotan karena mampu merangsang produksi kolagen alami tubuh serta memperbaiki elastisitas kulit secara bertahap.
Pendekatan ini dinilai memberikan hasil yang lebih alami dan sehat tanpa perubahan ekstrem.
2. Kesehatan Sel Kulit Jadi Prioritas
Tren skincare 2026 juga menggali lebih dalam peran mitokondria sebagai “mesin energi” sel kulit serta bagaimana kulit menghasilkan energi dan memperbaiki diri. Formula yang mendukung fungsi sel ini diprediksi akan semakin banyak digunakan, seperti peptida, CoQ10, booster NAD+, antioksidan (vitamin C, resveratrol), serta alpha-lipoic acid.
Tujuannya adalah memperkuat kulit dari dalam, bukan hanya memperbaiki tampilan luarnya.
3. Ectoin
Bahan yang diprediksi menjadi sorotan besar tahun ini adalah ectoin, turunan asam amino alami yang mampu membentuk lapisan pelindung kelembapan di sekitar sel kulit. Ectoin tidak hanya membantu mempertahankan hidrasi, tetapi juga meredakan peradangan dan iritasi, sekaligus melindungi kulit dari polusi, sinar UV, dan perubahan suhu ekstrem.
















































