Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 20 Januari 2026 |22:18 WIB

Nadiem Makarim/Okezone
JAKARTA – Mantan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbudristek Hamid Muhammad, hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 19 Januari 2026.
Awalnya Nadiem Makarim bertanya kepada Hamid yang juga sebagai Anggota Tim Teknis Analisa Kebutuhan Alat Pembelajaran TIK.
"Apakah Pak Hamid ingat setelah kita baru mau berpisahan, apakah Pak Hamid ingat menyebut kepada saya, Pak Hamid bilang ke saya 'saya belum pernah bekerja untuk menteri, dimana saya melihat begitu banyak perubahan positif untuk Indonesia'. Pak Hamid ingat enggak menyebut itu ke saya," ujar Nadiem, dikutip, Selasa (20/1/2026).
Hamid merespons riwayat percakapan itu. Dia menguraikan kepemimpinan Nadiem saat masa pandemi yang membatasi pengeluaran anggaran. Kala itu, Nadiem disebut Hamid masih dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang signifikan.
"Bahkan ada 26 kebijakan yang itu bisa dilaksanakan dengan baik intinya. Kemudian, pelatihan guru yang biasanya tatap muka, dengan biaya yg cukup besar ya, itu pada akhirnya dengan menggunakan akses internet, itu bisa free, ujar Hamid.
Kemudian, Nadiem menimpali pernyataan untuk validasi seperti ini, "Boleh saya tanya Pak Hamid. Dari 11 menteri yang Pak Hamid pernah mengalami, siapa menteri yg menurut Pak Hamid punya integritas tertinggi, tanya Nadiem.














































