Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
AUSTIN – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia tampil luar biasa saat memenangkan MotoGP Amerika Serikat 2025. Menurut legenda MotoGP, Randy Mamola, Bagnaia ngamuk karena sempat diremehkan di dua seri awal MotoGP 2025.
Pembalap asal Italia itu baru sekali menjadi pemenang dari tiga seri MotoGP 2025. Saat ini pembalap itu berada di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP dengan 75 poin.

1. Gara-Gara Sempat Diremehkan
Randy mengatakan Bagnaia terus berproses dalam MotoGP 2025. Dia menilai secara perlahan pembalap itu mulai unjuk kualitas dan dapat bersaing di posisi terdepan.
Terkait performa di MotoGP Amerika Serikat 2025, Randy merasa Bagnaia marah karena sempat diremehkan di awal musim ini. Akibat kemarahan itu, Bagnaia pun sukses memenangkan balapan di Circuit of the Americas (COTA) tersebut.
"Bagnaia adalah orang yang sangat berhati lembut, tetapi saya yakin Anda tidak ingin membuatnya marah," kata Randy dilansir dari Motosan, Minggu (6/4/2025).
"Jika Anda penggemar Bagnaia dan menunggunya tampil, Anda salah. Jangan lupa bahwa dia adalah orang yang memenangkan 11 seri balapan pada tahun lalu," tambahnya.
2. Bagnaia Tetap Berbahaya
Pada MotoGP 2024, Bagnaia memang gagal menjadi juara dunia meskipun mencatatkan performa apik. Dia harus puas hanya menempati posisi kedua karena kalah 10 poin saja dari Jorge Martin.