
Gareth Bale mengaku paham mengapa Xabi Alonso dipecat dari Real Madrid (Foto: Instagram/@xabialonso)
GARETH Bale mengaku paham mengapa Xabi Alonso dipecat dari Real Madrid. Menurutnya, tim sebesar Los Blancos lebih membutuhkan pelatih yang bisa menguasai ruang ganti ketimbang paham taktik.
Alonso datang di awal musim 2025-2026 dengan harapan tinggi. Pria berkebangsaan Spanyol itu panen puja dan puji saat menangani Bayer Leverkusen.
Betapa tidak, Die Werkself diantarnya meraih masing-masing satu trofi Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman. Ia punya rekor 89 kemenangan, 32 seri, dan 19 kali kalah, dalam 140 laga bareng Leverkusen di semua kompetisi.
1. Taktik

Selain torehan trofi, Alonso dipuji karena keberaniannya memainkan taktik menyerang yang indah. Hal ini membuat manajemen Madrid terpesona dan rela mengangkutnya dari Stadion BayArena.
Apa daya, rezim Alonso hanya berumur jagung. Ia dipecat setelah hanya menangani Madrid dalam 28 laga di semua kompetisi dengan 20 kemenangan, 3 imbang, dan 5 kali kalah.
2. Ruang Ganti Tidak Harmonis
Penyebab utama pemecatan Alonso disebut-sebut situasi ruang ganti yang tidak harmonis. Sejumlah pemain Madrid tampak tidak senang dengannya seperti Vinicius Jr dan Federico Valverde.
Bale paham mengapa Alonso dipecat. Ia tidak menampik pria berusia 44 tahun tersebut adalah pelatih fantastis, salah satu yang berbakat di Eropa. Tapi, Madrid tidak membutuhkan sosok sepertinya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya














































