Awaludin
, Jurnalis-Senin, 19 Januari 2026 |17:53 WIB

Laptop (foto: pcmag)
JAKARTA - Tenaga pendidik di sejumlah sekolah di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mengungkapkan kegagalan fungsi perangkat Chromebook bantuan era mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Perangkat tersebut dilaporkan mangkrak, rusak massal, dan tidak relevan dengan kebutuhan pembelajaran di lapangan.
Di SMP Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan, Kepala Sekolah Monica menyatakan, sebanyak 11 unit perangkat dalam kondisi rusak dan hanya disimpan di gudang. Pihak sekolah mengaku terkendala prosedur perbaikan serta minimnya sosialisasi layanan purna jual.
“Unit hanya disimpan karena takut menyalahi prosedur aset. Kami tidak tahu ke mana harus melapor karena tidak ada kejelasan layanan purna jual,” ujar Monica, Senin (19/1/2026).
Kondisi serupa terjadi di SDN 15 Tarakan. Guru IT sekolah, Risat, menyebut banyak unit mengalami kerusakan baterai hingga mati total. Tanpa adanya jalur pelaporan, perangkat tersebut kini hanya menjadi penghuni lemari sekolah.













































