Rohman Wibowo
, Jurnalis-Minggu, 25 Januari 2026 |10:22 WIB

IMF Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,1 Persen di 2026, Ini Reaksi Pemerintah (Foto: Freepik)
JAKARTA - Pemerintah optimistis perekonomian nasional dalam prospek pertumbuhan yang positif. Optimisme pemerintah dilatarbelakangi sejumlah parameter yang dianggap baik-baik saja, mulai dari fundamental ekonomi, stabilitas makroekonomi, dan bauran kebijakan yang konsisten menjadi modal utama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Atas dasar itu, proyeksi International Monetary Fund (IMF) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkisar 5 persen pada 2025 dimaknai secara positif.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, proyeksi IMF itu sebagai cerminan ketangguhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
"Proyeksi IMF ini menunjukkan bahwa fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan terjaga, meskipun tekanan global masih cukup tinggi. Pemerintah terus memastikan kebijakan yang diambil bersifat responsif dan antisipatif guna menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi,” ujar Haryo dalam keterangan resmi, Jakarta, Minggu (25/1/2026).
Proyeksi tersebut juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
Haryo membeberkan dalam satu dekade terakhir, perekonomian Indonesia telah mencatatkan pertumbuhan di kisaran 5 persen, dan ini mencerminkan daya tahan ekonomi nasional serta efektivitas kebijakan makroekonomi yang ditempuh.
Haryo bilang bahwa stabilitas inflasi yang terjaga, disiplin fiskal yang konsisten, serta kredibilitas pengelolaan anggaran menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.
Kemudian, rekam jejak pengelolaan fiskal yang prudent, termasuk komitmen menjaga defisit anggaran dalam batas aman dan pemenuhan kewajiban keuangan negara secara tepat waktu, turut memperkuat kepercayaan pasar.
"Hal ini menjadi salah satu faktor penopang utama ketahanan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya volatilitas global," kata Haryo.
Sejalan dengan hal tersebut, prospek perekonomian Indonesia ke depan dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang lebih besar, didukung oleh perbaikan iklim investasi, peningkatan efisiensi alokasi modal, serta peran Indonesia yang semakin strategis dalam perekonomian global.














































