Feby Novalius
, Jurnalis-Sabtu, 31 Januari 2026 |18:06 WIB

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 21.037.426. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 21.037.426 single investor identification (SID) per akhir Januari 2026.
Angka ini merupakan penambahan sebanyak 673.218 SID dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebanyak 20.364.208 SID, setelah sepanjang 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5.492.569 SID.
Mengutip data BEI, Sabtu (31/1/2026), jumlah investor saham kini hampir menyentuh angka 9 juta SID, tepatnya 8.980.318 SID. Jumlah tersebut meningkat 367.958 SID dibandingkan akhir 2025 yang berada di level 8.612.360 SID, setelah sepanjang tahun 2025 bertambah sebanyak 2.230.916 SID.
Data perdagangan saham di BEI selama periode 23—30 Januari 2026 ditutup bervariasi.
Transaksi Harian
Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, yaitu sebesar 29,28% menjadi Rp43,76 triliun, dari Rp33,85 triliun pada pekan sebelumnya.
Frekuensi Transaksi
Rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami peningkatan sebesar 1,59% menjadi 3,82 juta kali transaksi, dari 3,76 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Volume Transaksi
Data volume transaksi harian Bursa pada pekan ini mengalami penurunan sebesar 3,69% menjadi 63,3 miliar lembar saham, dari 65,73 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.















































