Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Minggu, 11 Januari 2026 |17:50 WIB

Kapal Wisata Labuan Bajo Boleh Kembali Berlayar, Tapi Dilarang saat Malam Hari. (Foto: Labuan Bajo Trip)
JAKARTA - Aktivitas kapal wisata di perairan Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, kembali dibuka, setelah sempat dihentikan sementara akibat kondisi cuaca ekstrem.
Namun, aturan otoritas pelabuhan yang mulai berlaku pada Sabtu (10/1/2026) itu melarang melakukan pelayaran pada malam hari. Hal itu dilakukan sebagai langkah keselamatan bagi wisatawan dan awak kapal.
Kepastian dibukanya kembali pelayaran wisata ini disampaikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut yang dinilai sudah lebih aman.
Meski pelayaran kembali dibuka, larangan berlayar pada malam hari tetap diberlakukan. Aturan ini bertujuan mengurangi risiko kecelakaan laut, terutama di sejumlah jalur pelayaran yang dikenal rawan saat malam hari, salah satunya Selat Padar.
Dikutip dari Instagram djpl_ksoplabuanbajo, Minggu (11/1/2026), Kapal wisata diwajibkan berlabuh dan tidak melakukan pergerakan setelah matahari terbenam. Kebijakan ini merupakan langkah penguatan standar keselamatan pelayaran wisata di kawasan TN Komodo.















































