
Kata Mereka: Sejarah Candi Prambanan dan Kisah Roro Jonggrang yang Melegenda. (Foto: MNC Media)
JAKARTA - Candi Prambanan merupakan salah satu warisan budaya nasional yang menjadi ikon wisata sejarah di Jawa Tengah. Selain dikenal sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia, Prambanan juga lekat dengan legenda Roro Jonggrang.
Cerita rakyat satu ini mengandung unsur cinta, pengkhianatan, dan juga kutukan. Melalui segmen ‘Kata Mereka’, Robby Purba mencoba mengulas sejarah dan mitos di balik kisah berdirinya Candi Prambanan.
Secara historis, Prambanan dibangun pada abad ke-9, sekitar tahun 850 masehi di masa pemerintahan Raja Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya, Kerajaan Mataram Kuno. Kompleks candi ini didirikan sebagai tempat untuk memuja Trimurti: Brahma, Wisnu, dan Siwa.
Dengan 240 bangunan candi utama dan pendamping, Prambanan mencerminkan kekuatan politik Dinasti Sanjaya serta berkembangnya pengaruh agama Hindu di Jawa Tengah pada masa itu.
Dari sisi arsitektur, Prambanan memiliki ciri khas bangunan yang menjulang tinggi dengan pola mandala, mencerminkan konsep kosmologi Hindu. Struktur candi ini diyakini menyerupai Gunung Mahameru, gunung suci tempat bersemayamnya para dewa.
Relief-relief yang terpahat pada dinding candi menggambarkan kisah epik Ramayana, menandakan adanya kontak budaya antara Jawa dan India. Keunikan ini menjadikan Candi Prambanan sebagai situs bersejarah sekaligus destinasi wisata budaya yang mendunia.
Di balik fakta sejarah tersebut, berkembang pula legenda Roro Jonggrang yang menjadi cerita rakyat populer di Pulau Jawa. Legenda ini mengisahkan konflik antara Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging dan Prabu Boko dari Kerajaan Prambanan.
















































