
Pebasket LA Lakers, LeBron James. (Foto: Instagram/kingjames)
BINTANG LA Lakers, LeBron James, mendadak menjadi pusat perhatian publik, namun bukan karena aksi heroiknya di lapangan basket. Pemain veteran berusia 41 tahun ini memicu perdebatan sengit di media sosial setelah komentarnya mengenai Israel dalam sebuah sesi wawancara mendadak viral.
Situasi ini menjadi sensitif mengingat kondisi geopolitik yang masih memanas. Meski gencatan senjata telah diupayakan sejak Oktober 2025, ketegangan antara Israel dan Hamas belum sepenuhnya mereda.
Di tengah laporan pelanggaran kesepakatan dari kedua belah pihak dan jatuhnya korban jiwa yang mencapai ratusan orang, pernyataan seorang ikon global seperti LeBron tentu mengundang sorotan tajam.
1. Pujian untuk Deni Avdija
Kejadian ini bermula saat LeBron bersiap menghadapi laga NBA All-Stars pada Senin 16 Februari 2026 lalu. Seorang reporter dari saluran berita Israel, Channel 14, melontarkan pertanyaan mengenai pesan LeBron untuk para penggemar di sana serta pendapatnya tentang pemain asal Israel, Deni Avdija.
LeBron memberikan jawaban yang cukup diplomatis terkait aspek olahraga. Ia memuji konsistensi Avdija dan menegaskan kembali dukungannya terhadap pemain muda tersebut.
LeBron James. (Foto: Instagram/kingjames)
"Saya sudah pernah dikutip mengenai Deni sebelumnya. Saya yakin dia adalah seorang All-Star. Dia bermain basket dengan sangat luar biasa," ujar LeBron, mengutip dari Give Me Sport, Jumat (20/2/2026).
LeBron James juga menambahkan pesan motivasi bagi para penggemarnya agar terus terinspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam hidup, melampaui sekadar pencapaian di dunia olahraga.
2. Kalimat yang Membelah Opini Publik
Bagian dari jawaban LeBron yang memicu badai kritik adalah ketika ia membahas keinginannya untuk mengunjungi Israel suatu saat nanti.
















































