
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Foto: Instagram/persib)
BANDUNG - Persib Bandung sukses mengamankan posisi puncak klasemen pada paruh pertama Super League 2025-2026. Kendati demikian, pelatih Bojan Hodak mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak cepat puas, mengingat predikat juara paruh musim bukanlah target utama dari perjalanan panjang Pangeran Biru.
Persib Bandung memastikan diri menjadi juara paruh pertama usai membungkam Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu 11 Januari 2026 sore WIB. Gol kemenangan Pangeran Biru dicetak oleh Beckham Putra pada menit ke-5.
Meski mengukir hasil manis, Hodak menyebut bahwa kompetisi masih panjang dan hasil di akhir musim jauh lebih menentukan dibanding posisi di pertengahan liga. Dia pun berharap performa terbaik Persib justru muncul pada momen krusial di penghujung musim.
“Ini baru setengah musim. Jadi saya berharap hal ini terjadi di akhir nanti pada bulan Mei. Karena setengah musim tidak terlalu penting. Tapi kita perlu,” kata Hodak dalam konferensi pers usai laga, dikutip Selasa (13/1/2026).
1. Fokus Pemulihan Fisik Pemain
Thom Haye di laga Persib Bandung vs Persija Jakarta. (Foto: Instagram/persib)
Pelatih asal Kroasia itu menilai kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama Persib saat ini. Jadwal padat yang dijalani Maung Bandung sepanjang paruh pertama musim membuat beberapa pemain mengalami kelelahan hingga cedera ringan.
“Sekarang kami punya beberapa hari jeda. Saya bilang kemarin, kami memainkan tujuh pertandingan lebih banyak dibanding tim lain di liga,” terangnya.
“Anda bisa lihat beberapa pemain mengalami cedera otot ringan. Dan ini terjadi karena ketika Anda terlalu lelah,” lanjut Hodak.
















































