Radarsampit.com – Marc Marquez telah kembali dan kehadirannya dipastikan akan membuat persaingan MotoGP semakin sengit. Menjelang balapan di Grand Prix Hungaria, pembalap muda KTM, Pedro Acosta, mengakui bahwa kembalinya Marquez menjadi salah satu faktor yang membuat akhir pekan balap diprediksi berlangsung lebih ketat.
Dilansir dari Motosan, Acosta menilai juara dunia delapan kali tersebut tentu datang dengan motivasi besar untuk memangkas selisih poin dalam klasemen sementara. Karena itu, para rival harus bersiap menghadapi ancaman serius dari pembalap asal Spanyol tersebut.
Dalam keterangannya menjelang seri Hungaria, Acosta mengungkapkan bahwa dirinya tetap realistis menghadapi persaingan musim ini. Pembalap asal Murcia itu mengatakan bahwa peluang untuk meraih hasil lebih baik masih terbuka, namun perkembangan performa motor KTM tetap menjadi faktor utama yang menentukan.
Menurut Acosta, sejumlah balapan sebelumnya menunjukkan bahwa kecepatan yang dimiliki KTM sebenarnya cukup menjanjikan. Sayangnya, hasil akhir di lintasan belum sepenuhnya mencerminkan potensi yang dimiliki tim dan pembalap.
Pembalap berusia muda tersebut juga mengenang penampilannya yang cukup impresif di Hungaria pada musim lalu. Saat itu, ia mencatatkan salah satu akhir pekan terbaiknya dengan menjadi yang tercepat pada sesi Jumat MotoGP untuk pertama kalinya.
“Musim lalu saya menjalani akhir pekan yang sangat baik. Bahkan setelah kesalahan saat kualifikasi yang membuat saya memulai balapan dari posisi ketujuh, saya tetap mampu melakukan comeback yang cukup bagus saat lomba berlangsung,” ungkap Acosta.
Ia berharap bisa mengulang performa positif tersebut pada seri kali ini. Namun Acosta menyadari bahwa persaingan akan jauh lebih ketat dibanding musim sebelumnya.
Salah satu alasan utama adalah semakin banyaknya motor kompetitif yang berada di barisan depan. Selain itu, kehadiran kembali Marc Marquez menjadi ancaman yang tidak bisa dianggap remeh.
Acosta juga membandingkan karakteristik lintasan Hungaria dengan Mugello yang menjadi lokasi balapan sebelumnya. Menurutnya, salah satu masalah terbesar yang ia alami di Mugello adalah kehilangan kecepatan di lintasan lurus sehingga beberapa kali dengan mudah dilewati rival.
Meski demikian, ia berharap kondisi tersebut tidak kembali terjadi di Hungaria. Kendati begitu, Acosta mengingatkan bahwa situasi di MotoGP sering kali sulit diprediksi.
“Tahun lalu hanya ada satu motor Aprilia yang benar-benar kompetitif. Sekarang ada empat. Marc Marquez telah kembali dan saya yakin dia datang dengan target memangkas jarak poin di klasemen. Ini akan menjadi akhir pekan yang sangat kompetitif,” katanya.
Selain membahas persaingan di lintasan, Acosta juga menyoroti pentingnya peningkatan performa motor KTM. Ia masih menunggu pengembangan teknis yang mampu membuat timnya tampil lebih konsisten sepanjang akhir pekan balapan.
Menurutnya, hasil di Mugello menunjukkan bagaimana performa pembalap dan motor bisa berubah drastis dari satu sesi ke sesi lainnya. Ia mencontohkan rekan setimnya, Enea Bastianini, yang tampil sangat cepat pada latihan bebas tetapi kesulitan mempertahankan performa tersebut pada sesi berikutnya.
Acosta menegaskan bahwa hasil akhir balapan tidak selalu menggambarkan seberapa besar usaha yang dilakukan pembalap selama akhir pekan. Karena itu, ia menolak anggapan bahwa beberapa pembalap tidak tampil maksimal.
“Tidak ada keraguan bahwa Marc selalu memberikan kemampuan terbaiknya. Saya tidak pernah melihat dia tampil tanpa memberikan seratus persen kemampuan yang dimilikinya,” ujar Acosta.
Halaman: 1 2
















































