Muhammad Hilmi Gimnastiar Tendang Dada Pemain Lawan, Komdis PSSI: Bisa Dilarang Main Seumur Hidup!

1 day ago 8

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 06 Januari 2026 |10:09 WIB

 Bisa Dilarang Main Seumur Hidup!

Momen Muhammad Hilmi Gimnastiar menendang pemain Perseta 1970 di ajang Liga 4 PSSI Jawa Timur. (Foto: Instagram/@futboll.indonesiaa)

KETUA Komite Disiplin (Komdis) PSSI Umar Husein buka suara soal insiden tendangan yang dilakukan Muhammad Hilmi Gimnastiar ke dada pemain Perseta 1970 Tulungagung di ajang Liga 4 PSSI Jawa Timur yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin 5 Januari 2026 sore WIB. Umar Husein mengatakan, Muhammad Hilmi Gimnastiar berpotensi terkena larangan bermain seumur hidup.

“Turunannya khusus sepakbola itu ada di Kode Disiplin gitu ya. Memang untuk mencegah berulangnya tindakan-tindakan brutal, memang harus ditegakkan secara tegas. Pada prinsipnya kita itu ingin mengembangkan dunia sepakbola, membantu federasi mengembangkan sebuah kondisi yang kondusif untuk perkembangan sepakbola ya. Artinya bagaimana sepakbola itu berkembang dengan sehat, dengan baik, dan tidak merugikan pihak lain,” kata Umar Husein dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Selasa (6/1/2026).

 instagram/@futboll.indonesiaa) Momen Muhammad Hilmi Gimnastiar tendang pemain Perseta 1970. (Foto: instagram/@futboll.indonesiaa)

1. Imbauan Umar Husein

Umar Husein juga mengimbau kepada Panitia Disipin untuk tidak ragu menghukum pihak-pihak yang melakukan kekerasan di sepakbola. Hal itu jelas demi melindungi atlet dan olahraga itu sendiri.

“Kami menghimbau kepada teman-teman yang menjadi Panitia Disiplin atau berperan sebagai Komite Disiplin di semua tingkatan liga untuk tidak ragu-ragu menghukum pihak-pihak yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang keras, brutal, sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi. Itu himbauan kami selaku Ketua Komdis kepada semua pihak yang bertugas sebagai Panitia Disiplin maupun sebagai Komite Disiplin di semua tingkatan liga agar memperhatikan Kode Disiplin dan rule of the game yang lain gitu ya,” lanjut Umar Husein.

“Bahwa memang tidak hanya di Kode Disiplin tentang jaminan keselamatan atlet itu, tapi juga dijamin di Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) ya. Jadi itu penegasannya, agar Komdis di tingkat daerah ataupun Pandis (Panitia Disiplin) itu bisa bertindak tegas tanpa ragu-ragu gitu. Demi melindungi olahraga, khususnya sepak bola dan atlet. Terkait kejadian tersebut kami rasa harus dihukum seberat-beratnya, seperti larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup,” tegas Umar Husin.

Muhammad Hilmi Gimnastiar Dipecat PS Putra Jaya

Keputusan tegas diambil PS Putra Jaya selaku klub Muhammad Hilmi Gimnastiar. Tak lama setelah video tendangan Muhammad Hilmi Gimnastiar viral di media sosial, manajemen PS Putra Jaya memutuskan memecat Muhammad Hilmi Gimnastiar. Pengumuman itu disampaikan PS Putra Jaya di akun Instagram-nya @ps.putrajaya.”

Read Entire Article
Desa Alam | | | |