Pengguna LRT Jabodebek Diklaim Melejit 26%, Bukti Warga Mulai Tinggalkan Kendaraan Pribadi

4 hours ago 3

Awaludin , Jurnalis-Selasa, 03 Februari 2026 |19:36 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Diklaim Melejit 26%, Bukti Warga Mulai Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Pengguna LRT (foto: dok ist)

JAKARTA - Transportasi publik berbasis rel semakin menguat sebagai pilihan utama masyarakat perkotaan. Sepanjang Januari 2026, KAI mencatat 2.714.594 perjalanan pengguna LRT Jabodebek, atau tumbuh 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.146.859 pengguna. Kenaikan sebesar 567.735 pengguna ini mencerminkan pergeseran nyata pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi massal.

Peningkatan pengguna paling signifikan terjadi pada hari kerja, seiring tingginya aktivitas perkantoran. Rekor pengguna harian tertinggi tercatat pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan 123.276 pengguna dalam satu hari, menandakan LRT Jabodebek semakin terintegrasi dalam rutinitas harian pekerja di kawasan Jabodetabek.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa tren pertumbuhan ini menjadi sinyal penting bagi pengelolaan transportasi perkotaan ke depan. Menurutnya, keandalan layanan serta integrasi antarmoda yang semakin matang turut berperan dalam meningkatnya kepercayaan masyarakat.

"Peningkatan pengguna menunjukkan kepercayaan publik terhadap transportasi massal. Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tetap andal, terutama di jam sibuk, agar peralihan dari kendaraan pribadi dapat berlangsung secara berkelanjutan," ujar Radhitya, Selasa (3/2/2026).

Dukungan fasilitas di stasiun dan rangkaian turut memperkuat pengalaman perjalanan pengguna. Ketersediaan eskalator, lift, akses ramah disabilitas, serta sistem informasi perjalanan waktu nyata memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan secara lebih pasti, khususnya pada jam-jam dengan permintaan tinggi.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |