Binti Mufarida
, Jurnalis-Selasa, 06 Januari 2026 |21:27 WIB

Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone)
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto meminta disiplin prosedur teknis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), ditingkatkan agar tidak lagi terjadi persoalan di lapangan. Permintaan tersebut disampaikan secara khusus kepada Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan program berjalan optimal bagi seluruh penerima manfaat.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, Prabowo menaruh perhatian serius terhadap masih adanya kendala teknis yang terjadi pada pelaksanaan MBG, terutama pada Desember 2025.
"Beliau menghendaki untuk disiplin prosedur itu ditingkatkan. Karena menurut catatan dari Kepala BGN, di bulan Desember masih ada kurang lebih 15 kejadian, dan Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin hal-hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi," kata Prasetyo usai Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).
Prasetyo menegaskan, tidak ada kendala anggaran dalam pelaksanaan program MBG. Pemerintah, kata dia, telah mengalokasikan anggaran yang besar untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.
“Untuk tahun 2026 sudah dialokasikan kurang lebih Rp335 triliun dalam APBN untuk program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya














































