Achmad Al Fiqri
, Jurnalis-Kamis, 27 November 2025 |17:38 WIB

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho saat Raker bersama Komisi III DPR RI/Okezone
JAKARTA – Polri memprediksi arus mudik dan balik musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 terjadi dua waktu. Namun, prediksi ini bisa berubah bila ada kebijakan WFA atau WFH dari Pemerintah.
Prediksi itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).
"Prediksi puncak itu ada dua kali. Prediksi puncak mudik pertama, itu tanggal 20 (Desember). dan prediksi puncak mudik kedua operasi lilim itu adalah tanggal 24 (Desember)," ujar Agus dalam rapat.
Namun kata dia, prediksi ini bisa meleset bila ada kebijakan WFA dan WFH pada 22, 23 atau 24 Desember 2025. Bila ada kebijakan ini, ia menilai, pengendara ajan lebih dulu menjnggalkan Jakarta baik ke arah Trans Jawa, maupun Sumatera.
"Termasuk juga arus baliknya juga demikian. Jadi arus balik itu mungkin bisa 2 kali, pertama adalah prediksi kami dengan stakeholder yang sudah kami rapat itu tanggal 28 (Desember), termasuk juga dipenyeberangan, termasuk juga di tol, arteri, dan arus balik yang kedua adalah tanggal 4 (Januari 2026)," ucap Agus.














































