Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 08 Januari 2026 |17:45 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan laporan komprehensif terkait capaian asumsi makro dan realisasi sementara APBN Tahun Anggaran 2025. Dalam pemaparannya, Menkeu menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tetap tangguh dan berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.
Purbaya memproyeksikan ekonomi sepanjang tahun 2025 akan menutup di angka 5,2 persen. Optimisme ini didorong oleh performa kuat pada penghujung tahun.
"Pertumbuhan ekonomi 5,2 persen sepanjang 2025 dengan asumsi kuartal IV-2025 tumbuh 5,45 persen," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Meski pertumbuhan ekonomi terjaga, beberapa indikator makro lainnya menunjukkan dinamika yang beragam akibat tekanan global. Inflasi tercatat sebesar 2,92 persen pada Desember 2025, sedikit melampaui target awal sebesar 2,5 persen.
Untuk Nilai Tukar Rupiah berada di level Rp 16.475 per dolar AS, meleset dari proyeksi awal di angka Rp 16.000 per dolar AS. Yield SBN 10 Tahun menunjukkan performa positif di angka 6,71 persen, lebih rendah (lebih baik) dari target 7 persen.
Realisasi Harga Minyak Mentah (ICP) sebesar 67,95 dolar AS per barel, jauh di bawah perkiraan semula sebesar 82 dolar AS per barel.

















































